
hari ini tepat 4 tahun tsunami singgah di aceh ,meniggalkan duka,kegetiran namun juga hikmah.
ya saya akan sedikit mengkisahkanya sedikit kejadian sebelum gempa dan stunami datang menerjang.
seperti yang anda ketauhi aceh merupakan daerah conflik, yang terjadi bahkan sebelum saya
lahir ,sangat banyak korban berjatuhan dari dua kubu yang bertikai maupun yang hanya warga sipil biasa tak berdosa,jam 9 malam orang tidak akan berani keluar rumah ,suara senjata bukan yang asing di telinga ,orang dihabisi adalah hal yang biasa,disawah sawah terkadang anda bisa mendapat hadiah mayat nauuzubillah saya tidak sanggup mengingatnya,itulah yang terjadi dulu.
pada tanggal 25 desember 2004 sekitar jam 9 terjadi guncangan hebat, saya bisa mendengar suara seperti batu yang dipecahkan di dalam tanah ,lokasi saya berada di samalanga tepatnya di aceh jeumpa ,gempa terjadi sekitar 5 menit namun gempa susulan terus terjadi ,sekarang kita bisa liat ini hanya permulaan sahaja. berselang beberapa menit kawan saya menghubungi operator jaringan seluler ,menanyakan kenapa koneksi hp terganggu ( ia ingin menelpon
keluarganya)operator menjawab disini( mungkin operator wilayah medan ) kami juga bisa merasakan gempa mas.
"dalam hati saya menyatakan gempanya sangat kuat".
lalu berselang beberapa menit kemudian ,banyak orang menyelamatkan diri sambil berteriak "ie laot ka jiek u darat plueng mandum "(air laut naik kedarat semua lari ) orang yang mendengar pasti binggung soalnya ada beberapa tempat yang cukup jauh dari laut dan air laut hitam pekat yang bercampur lumpur ada yang melihat setinggi pohon kelapa lebih ( pohon kelapa laut pasti anda bisa bayangkan) ,berbunyi gemuruh sambil melahap apa yang dilewatinya bahkan fondasi,aspal jalan entah kemana.....ratusan ribu orang jadi korban,manyat tergelentang di seluruh area,bahkan ada yang sudah 8 hari belum dikubur
tuhan memberikan teguran kepada kita.
hikmahnya setelah terjadinya bencana yang maha dasyat ,amin yarabbal alamin damai mulai ada di aceh perjanjian di helsinky berjalan tahap demi tahap kedua belah pihak menjalani dengan hati lapang saling jabat tangan dengan berlinang air mata yang dulu
saling berperang,membenci semua itu telah sirna .semoga damai tetap terjaga.
salam dari sahabat untuk semua, keluarga ku yang ada di di daratan pasir qatar,dan bagi keluarga korban semoga allah s.w.t selalu melindungi.
Kamis, 25 Desember 2008
Inside story of tsunami Aceh
Labels:
Berita que
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


1 comments:
memang tragedi aceh sulit dilupakan dan mudah-mudahan gak akan terulang lagi...
Posting Komentar
Bagi anda yang ingin berkomentar,saran atau masukan,namun tidak mempunyai akun bisa menggunakan akun anonymous.